POSKESTREN

A. Latar Belakang

POSKESTREN (Pos Kesehatan Pesantren)   Al Ihsan Baleendah Kabupaten Bandung merupakan Sumbangsih dari PEMDA Provinsi Jawa Barat pada masa kepemimpinan Gubernur Bapak H.R Nuriana  pada tahun 2001. Poskestren ini sangat berguna dan bermanfaat bagi santriwan dan santriwati yang mondok di pesantren ini. Keberadaanya akan meningkatkan derajat kesehatan para santriwan dan santriwati. Di samping itu, para santri wan dan santriwati di pondok pesantren ini bisa mendapatkan pertolongan dan perawatan pertama jika mengalami gangguan kesehatan sebelum dibawa dan dirujuk ke rumah sakit.  

Untuk memaksimalkan fungsi poskestren, para pengurus  Poskestren  Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung .  Dengan adanya Poskestren ini  diharapkan dapat menjaga kesehatan para santri sehingga ilmu yang diberikan  oleh para guru  di ponpes dapat terserap secara maksimal tanpa terhambat penyakit. Selain itu, ke depannya Poskestren ini tidak hanya melayani santri atau guru dan karyawan di Ponpes,  tapi masyarakat di sekitar ponpes juga dapat menikmati pelayanan poskestren.

B. Tujuan

  1. Meningkatkan sikap dan perilaku bersih dan sehat bagi warga ponpes dan masyarakat,
  2. Meningkatkan peran aktif warga ponpes dan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan upaya kesehatan,
  3. Terpenuhinya Pelayanan dasar Paripurna (Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif) di Pondok Pesantren dan sekitarnya melalui pendekatan agama,
  4. Terbentuknya pola pemeliharan kesehatan melalui pemeliharaan kesehatan secara prabayar di Pondok Pesantren,

C. Sasaran

  1. Warga Pondok Pesantren,
  2. Masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren.

d. Target

  1. Prefentif, yakni upaya pencegahan penyakit, atau pemeliharan kesehatan,
  2. Promotif, yakni upaya promosi kesehatan pada warga pondok pesantren atau masyarakat sekitar pondok pesantren,
  3. Rehabilitasi, yakni proses pengadaan sarana kesehatan,
  4. Kuratif, yakni proses pengobatan terhadap kejadian tidak sehat.

e. Fungsi dan Manfaat

  1. Wadah Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dalam alih informasi, pengetahuan, ketrampilan dari petugas ke warga ponpes dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan PHBS,
  2. Wadah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada ponpes dan masyarakat sekitar,
  3. Bantuan Profesional,

f. Pelayanan Kesehatan

Petugas kesehatan yang bertugas untuk melayani kesehatan adalah dokter–dokter PTT  dan dan perawat– perawat yang ahli dalam bidang tersebut yang dibantu oleh Santri Husada / Santri Siaga yang telah dilatih dalam pelayanan Kesehatan.

g. Jadwal Pelayanan Kesehatan

Hari/ Petugas/ Waktu

  • Senin     : dr. Keika Marriska, jam  09.00 s/d 11.00
  • Selasa   : dr. Rosa , jam 09.00 s/d 11.00
  • Rabu      : Mema, A.MK., S.KM.  jam 12.00 s/d 14.00
  • Kamis    : dr. Endah 12.00 s/d 14.00
  • Sabtu      : Mema, A.MK.,  S.KM., jam  12.00 s/d 14.00

h. Struktur Kepengurusan

  • Pembina                             :  Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung
  • Penanggung Jawab         :  1. KH. U. Muhammad HM.
  •                                                  2. Drs. H. Mahrus As’ad, M.Ag.
  •                                                  3. H. Uwes Qorni, S.S., M.Pd.
  • Manager POSKESTREN  :  H. Dede Rohanda, S.Pd.
  • Manager Pemeliharaan   :   Aep Saepudin, S.Pd.I.
  • Manager Infak Sehat         :  Ghina Fathonah, M.A

 

6. SANTRI HUSADA

a. Ketua                   :                1. Riko Januar
b. Sekretaris           :                2. Putri Karimah


c. Bagian Penyuluhan :

1. Ruki Antika
2. Nova Achmad
3. Siti Lelih
4. Riza Nurhidayat


d. Bagian Kesehatan Lingkungan :

  1. M. Ilham
  2. M. Imam
  3. Miftah Bahru Salam

e. Bagian Kepesertaan :

  1. Alifa Fathullah Al Fath
  2. Haerudin

f. Bagian Pengawasan dan Pelayanan Kesehatan :

  1. Helmi Nasrulhaq
  2. Ekky Kesit Novianti
  3. Paramita

g. Bagian Pendanaan :

  1. Anna Susilowati
  2. Umroh

h. Bagian Gizi :

  1. Ihsanti Saridera
  2. Heri Yansyah
  3. M. Faishal Fahmi